3 perlengkapan pancing yang selalu siap sedia dalam tas pancing

Sahabat Panarang... Lokasi untuk mancing di daerah penulis sebenarnya cukup bervariasi, tidak selalu berbatu dan berukuran kecil atau anak sungai. Sehingga butuh penyesuaian dalam hal perlengkapan pancing yang selalu siap sedia dalam tas pancing. Apa saja itu? Yuk... kita bahas lebih lanjut.


1. MATA PANCING BERBAGAI UKURAN

Ukuran mata pancing yang sering disediakan biasanya dari yang kecil dengan No 1, 6,7 dan 10. Sengaja distok dalam jumlah banyak lantaran kondisi di sungai kadang tidak terduga. Kehilangan mata pancing diantisipasi dengan mempersiapkannya dalam jumlah banyak.

Disamping itu, saat target ikan yang diinginkan tidak makan... alih-alih ganti sasaran baru dimana mata pancing juga harus menyesuaikan. Seperti saat mancing ikan mansai yang ukuran mulutnya kecil dan biasanya menggunakan mata kail ukuran No 1. Jika memaksa untuk menggunakan yang besar, dijamin tidak bakal berhasil mendapatkannya.


2. APUNGAN BERBAGAI UKURAN

Apungan kecil dan besar dengan berbagai ukuran juga selalu disediakan dan siap sedia dalam tas pancing. Perlengkapan pancing yang satu ini terkadang sering direlakan pada saat mancing di lokasi tertentu, seperti tersangkut di sampah yang berada didalam sungai. Lantaran ditarik paksa, senar putus dan apungan pun tidak bisa diselamatkan.

Disisi lain, siap dengan berbagai ukuran apungan membuat penyesuaian terhadap target ikan pun bisa segera dilakukan. Seperti saat ingin ganti sasaran dengan ikan Mansai yang mulutnya kecil dan teknik mancingnya yang sedikit berbeda, apungan ukuran kecil dan dipadu dengan mata pancing kecil merupakan kombinasi yang sesuai. Jika stok tersedia dalam tas, ganti target pun bisa dilakukan saat itu juga. Tapi tentu saja harus ada penyesuaian umpan (^_^)


3. PEMBERAT BERBAGAI UKURAN

Nah... untuk yang satu ini merupakan hal yang paling sering jadi perhatian bagi penulis saat mempersiapkan perlengkapan pancing. Tidak hanya ukurannya yang bervariasi yang selalu disediakan, tapi jumlah yang banyak juga distok dalam tas pancing. Tujuannya selain hemat saat dibeli dalam jumlah banyak, kebutuhannya pun tidak terduga saat di lokasi mancing.

Faktor psikologis juga mempengaruhi jumlah kebutuhan akan pemberat ini. Terkadang lantaran ikan sedang tidak makan, pemberat yang biasanya digunakan tanpa apungan ini... sering nyangkut lantaran sering dipindahkan. Rekor selama ini yang pernah penulis habiskan pada satu lokasi mancing yaitu 20 pemberat dan otomatis beserta mata pancingnya. Semua itu terjadi lantaran sudah terlalu bosan dan jenuh karena sering nyangkut. Nah... benar tho, faktor psikologis juga mempengaruhi ? hehe... (^_^)

Sekian dulu sahabat Panarang, semoga bermanfaat dan bisa menjadi referensi kita bersama.