Skip to main content

Posts

Showing posts from September, 2015

Senter Kepala Untuk Mancing Malam Hari

Sahabat Panarang... pada awalnya, saat ikut dengan rekan-rekan yang hobi mancing malam hari... peralatan untuk mancing dan umpan adalah prioritas utama. Nyaris tidak membawa minuman seperti kopi panas atau teh, apa lagi snack dan gorengan. Yup, perut keroncongan tengah malam tidak jadi masalah lantaran hasrat untuk segera mancing terpenuhi. Tapi setelah beberapa kali mancing malam hari bersama rekan-rekan, ide untuk membeli senter kepala pun muncul.

Segera menghampiri mini market terdekat dan mencari senter kepala yang tujuannya untuk membantu penerangan saat memasang umpan maupun menerangi jalan yang penuh semak belukar di sepanjang tepian sungai. Apes... ternyata stok senter kepala saat itu sedang kosong dan terpaksa digantikan dengan senter led yang bisa di cas ulang.


Menggunakan senter biasa sebagai alat bantu penerangan saat mancing malam hari ternyata kurang praktis, karena tangan harus memegang senter sembari memasang umpan. Sementara menggunakan senter kepala, memberi kebebas…

Alat bantu untuk mancing malam di sungai

Sahabat Panarang... aktivitas mancing malam hari di sungai, memiliki tantangan dan sensasi tersendiri. Yup, apa lagi sendirian dan sampai dini hari... yang pastinya rasa takut dan keinginan yang besar untuk tetap memancing bercampur dalam satu rasa, haha... :) tapi untuk memudahkan dalam memancing, tentu saja dibutuhkan alat bantu yang menjadi pelengkap peralatan mancing.

Stick kecil yang bisa menghasilkan cahaya setelah dipatahkan ini, biasa disebut starlight oleh rekan-rekan yang memiliki hobi mancing. Ogah memperdebatkan dan mencari tahu nama yang sebenarnya... yang penting bisa memandu apungan saat dilempar bersama mata kail yang sudah dipasangi umpan, hehe :)

Bagi yang suka mancing malam hari dengan menggunakan apungan / pengapung, stick kecil yang memancarkan cahaya terang dan mudah ditangkap mata... dipasang pada pengapung. Bagi yang menggunakan pemberat saja maka starlight dipasang pada bagian ujung joran. Jadi... mancing nya bisa santai dengan memperhatikan ujung joran yang …

Hobi Mancing Berbuah Prestasi

Sahabat Panarang... menyalurkan hobi ternyata tidak hanya sebatas mengisi waktu luang, seperti hobi mancing yang bisa juga berbuah prestasi. Buktinya dua kali penghargaan dari lomba mancing menjadi buah dari penyaluran hobi... tapi kedua tropi alias piala ini bukan penghargaan yang berhasil penulis raih selama memancing, melainkan oleh orang tua yang dulunya pernah mengikuti lomba mancing dan memenangkan lomba sesuai dengan kategori yang ditentukan saat itu, hehe... :)

Yup, aksi bersih-bersih piala penulis lakukan setelah melihat kondisinya yang sudah penuh dengan debu. Teringat masa-masa mancing bersama orang tua... saat sering mancing sungai bersama dan mengikuti lomba mancing meski usia masih sepuluh tahun. Sayang jika saksi bisu ini ditelantarkan dalam keadaan kotor dan tersisih di salah satu sudut ruangan.


Piala juara 1 hasil dari lomba mancing tingkat Sumatera Barat yang diadakan di Gurun Bagan Solok pada tanggal 15 Desember 1991 dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Solok ke 21, …

Ikan Baung Gulai Putih

Sahabat Panarang... melanjutkan cerita sebelumnya tentang aktivitas mancing ikan baung di sungai Koto Baru Solok, ikan baung hasil tangkapan pun siap dihidangkan di meja makan setelah dimasak oleh isteri. Akhirnya keinginan untuk mencicipi kembali ikan baung gulai putih pun tercapai setelah bertahun-tahun tidak pernah merasakannya.

Untuk bisa mendapatkan masakan ikan baung gulai putih, didaerah penulis lumayan sulit... sangat jarang terdapat rumah makan yang memiliki menu ikan baung yang dimasak dengan cara gulai putih maupun gulai kuning. Bahkan untuk mendapatkan ikan baung di pasar pun sangat sulit, hanya pasar tradisional seperti pasar Muara Panas yang memiliki kemungkinan terdapat penjual ikan baung, itu pun jika ada yang berhasil menangkap ikan baung dalam jumlah yang lumayan.

Soal harga, untuk satu kilogram ikan baung bisa dihargai sekitar Rp 60 ribu bahkan sampai Rp 100 ribu. Hmmm... lumayan mahal jika dibandingkan harga ikan mas yang dijual sekitar Rp 25 ribu sampai Rp 30 rib…

Ikan Baung Hasil Mancing di Sungai Koto Baru Solok

Sahabat Panarang... mengambil spot tepat dibawah jembatan Koto Baru Solok, ikan baung seberat 400 gram merupakan salah satu tangkapan hasil mancing di sungai yang dimulai pukul 17:00 sore. Ditemani seorang rekan yang selama ini sama-sama menyalurkan hobi mancing untuk mengisi waktu luang, ikan baung yang ukurannya tidak terlalu besar ini nyaris membuat penulis kehilangan joran lengkap. Alamak... :)

Bukannya mengada-ngada, kelalaian memang harus diakui kali ini. Tidak memiliki firasat bakal mendapatkan seekor ikan baung yang ukurannya jauh lebih besar dari sungai berbatu tempat biasa mancing, joran sengaja diletakkan diposisi yang dianggap sudah aman sembari memancing dengan joran yang satunya lagi. Tapi saat umpan disambar, joran pun terseret kedalam sungai dalam seketika.

Walah... dengan perasaan yang masih kurang senang dan menyesal dengan kelalaian, penulis hanya bisa terima nasib harus merelakan satu set joran yang sejatinya milik orang tua dan sudah tidak dipakainya lagi lantara…

Mengenal Peralatan Untuk Mancing Di Sungai

Sahabat Panarang... hobi mancing sebenarnya sudah lama penulis tinggalkan. Yup... sekitar tahun 1992 aktivitas mancing terhenti seketika lantaran dilarang orang tua agar tidak mengganggu aktivitas sekolah saat itu. Dan sekarang... setelah 23 tahun berlalu, keinginan untuk kembali menyalurkan hobi mancing sembari mengisi waktu luang... seolah bangkit dari dalam diri. Mengenal peralatan untuk mancing di sungai, sepertinya perlu dilakukan lagi sebab sudah banyak yang berubah seiring perubahan zaman.

Joran yang biasanya digunakan saat masih memancing bersama orang tua dulu, adalah joran model antena... dimana untuk memanjangkan nya mirip dengan cara kerja antena. Tapi sekarang joran yang umum digunakan adalah model patah yang bisa disambung pada saat akan digunakan. Walah... ketinggalan zaman penulis, hehe... :)


Berkenaan dengan katrol, seperti tidak ada perubahan... masih sama dengan yang penulis gunakan dulunya. Hmmm... sok tua, haha... :) tapi benar lho, 20 tahun tidak pernah mancing …