Gulai Ikan Mas Hasil Memancing Bersama Rekan

Sahabat Panarang... setelah berhari-hari mancing dan hanya membawa beberapa ekor ikan ukuran kecil, akhirnya dewi fortuna berpihak kepada kami. Yap, bersama dua rekan lainnya yang juga hobi mancing... memutuskan untuk kembali memancing di aliran sungai Sawah Panjang Nagari Cupak Kabupaten Solok. Hari pertama usai lomba, malam harinya sudah bebas untuk umum dan tidak dikenai biaya. Alamak... demen mancing gratis, hehe :) Nggak juga, lantaran tidak mendapatkan informasi akhirnya kecolongan. Tapi tidak masalah, hikmahnya... gulai ikan mas hasil mancing bersama rekan pada malam hari terhidang diatas meja makan.


Yang namanya rezeki, memang tidak akan kemana. Hari pertama memancing yang dimulai pada malam hari sudah memberikan tanda-tanda yang menyenangkan. Seekor ikan mas ukuran sedang nyaris didapat oleh rekan penulis yang lagi hoki. Sayangnya lepas saat hampir berhasil dikeluarkan dari dalam sungai. Apes... ikan mas dengan ukuran yang sudah lumayan besar raib kembali dalam perairan.

Hari kedua memancing, rezeki pun menghampiri dengan dimakannya umpan rekan penulis yang satu nya lagi. Strike... perlawanan ikan pun harus diredam selama setengah jam agar tidak gagal lagi kali ini. Akhirnya dengan bantuan pengait yang sengaja dibuat sehari sebelumnya, ikan mas ukuran besar keluar dan bisa dibawa pulang. Lantaran kami memancing bersama, ikan yang diperkirakan seberat 5,5 kg dibagi tiga. Lumayan... penulis yang tidak merasakan kuatnya perlawanan ikan mas besar saat terpancing pun mendapat jatah dan mencicipi gurihnya ikan mas sungai ukuran besar.

Bersyukur atas rezeki Yang Maha Pemurah, daging ikan yang sudah dibagi-bagi penulis bawa pulang dan diserahkan kepada istri untuk dimasak. Sedikit catatan yang penulis ingatkan kepada koki pribadi alias ibunya anak-anak, ikan yang sudah dibersihkan sebaiknya digoreng terlebih dahulu sebelum digulai. Tujuannya, daging ikan dan telur nya menjadi lebih gurih dibandingkan langsung dimasak dengan santan.

Setelah matang, gulai ikan mas hasil memancing bersama rekan pun menjadi hidangan istimewa bersama keluarga. Entah kenapa, kali ini rasanya lebih nikmat walau sudah lumayan sering makan masakan yang sama. Apa lantaran mancingnya gratis atau tetap terima jatah meski tidak dapat ikan, ya? hehe... :)